Siklus Hidup Komponen di Angular
Setiap komponen memiliki siklus hidup, yang dimulai ketika Angular membuat objek kelas komponen dan merender tampilan komponen beserta tampilan turunannya.
Siklus hidup berlanjut saat terdeteksi perubahan, karena Angular memeriksa kapan properti yang terikat dengan data berubah, dan memperbarui tampilan serta instance komponen sesuai kebutuhan.
Siklus hidup berakhir ketika Angular menghancurkan instance komponen dan menghapus templat yang sudah di-render-nya dari DOM.
Dalam framework Angular, terdapat metode khusus yang dapat digunakan untuk menangkap momen ketika komponen beralih ke fase siklus hidup lainnya. Metode ini disebut hook.
Hook akan secara otomatis dipanggil ketika terjadi peristiwa siklus hidup. Dalam pelajaran berikutnya, kita akan membahas hook-hook apa saja yang tersedia dan bagaimana cara menggunakannya.