⊗jsPmTrLn 444 of 505 menu

Dasar-dasar Bekerja dengan Fungsi setInterval di JavaScript

Dalam pelajaran ini, kita akan belajar bekerja dengan timer di JavaScript. Setelah memahami timer, Anda akan dapat secara otomatis menjalankan operasi apa pun pada halaman setelah interval waktu tertentu. Misalnya, Anda dapat membuat slider gambar, di mana gambar akan berganti setiap detik.

Untuk bekerja dengan timer di JavaScript digunakan fungsi setInterval, yang menjalankan kode yang ditentukan pada interval waktu tertentu.

Fungsi ini bekerja sebagai berikut: parameter pertama ia menerima kode sumber fungsi, dan parameter kedua - interval, setelah itu fungsi ini akan secara otomatis dipanggil. Parameter kedua ditetapkan dalam milidetik (1000 milidetik = 1 detik).

Mari kita pelajari cara kerja fungsi ini dengan sebuah contoh. Misalnya, mari tulis kode yang setiap detik akan menampilkan sesuatu ke konsol.

Pertama, buat fungsi yang menampilkan sesuatu ke konsol:

function timer() { console.log('!'); }

Dan sekarang dengan bantuan setInterval, buatlah fungsi yang kita buat dijalankan setiap detik:

setInterval(timer, 1000); function timer() { console.log('!'); }

Tidak perlu membuat fungsi terpisah - Anda cukup meneruskan fungsi anonim ke parameter pertama setInterval, seperti ini:

setInterval(function() { console.log('!'); }, 1000);

Jalankan timer yang setiap 3 detik akan menampilkan sesuatu ke konsol.

Indonesia
AfrikaansAzərbaycanБългарскиবাংলাБеларускаяČeštinaDanskDeutschΕλληνικάEnglishEspañolEestiSuomiFrançaisहिन्दीMagyarՀայերենItaliano日本語ქართულიҚазақ한국어КыргызчаLietuviųLatviešuМакедонскиMelayuမြန်မာNederlandsNorskPolskiPortuguêsRomânăРусскийසිංහලSlovenčinaSlovenščinaShqipСрпскиSrpskiSvenskaKiswahiliТоҷикӣไทยTürkmenTürkçeЎзбекOʻzbekTiếng Việt
Kami menggunakan cookie untuk operasi situs, analitik, dan personalisasi. Pemrosesan data dilakukan sesuai dengan Kebijakan Privasi.
terima semua atur tolak