12 of 59 menu

Prinsip Pemisahan Tanggung Jawab

Prinsip pemisahan tanggung jawab menyiratkan alokasi dalam proyek yang dikembangkan blok fungsional yang memecahkan tugas-tugas khusus.

Keuntungan besar dari penerapan prinsip pemisahan tanggung jawab terletak pada fakta bahwa kompleksitas alur kerja berkurang dan pada saat yang sama keandalan dan fleksibilitasnya (adaptivitas) meningkat.

Contoh paling sederhana dari penggunaan prinsip pemisahan tanggung jawab adalah pembagian fungsi antara kelas dan objek dalam OOP.

Lihat juga

  • prinsip SOLID,
    yang menetapkan rekomendasi perangkat lunak berbasis OOP
  • prinsip DRY,
    yang memisahkan perangkat lunak menjadi komponen-komponen kecil
  • prinsip KISS,
    yang mengasumsikan penolakan terhadap pengkompleksan perangkat lunak
  • prinsip YAGNI,
    yang mengasumsikan penolakan terhadap fungsionalitas perangkat lunak yang berlebihan
  • prinsip CQS,
    yang menetapkan hanya satu perintah untuk setiap fungsi
  • prinsip LoD,
    yang diterapkan dalam pengembangan perangkat lunak
Indonesia
AfrikaansAzərbaycanБългарскиবাংলাБеларускаяČeštinaDanskDeutschΕλληνικάEnglishEspañolEestiSuomiFrançaisहिन्दीMagyarՀայերենItaliano日本語ქართულიҚазақ한국어КыргызчаLietuviųLatviešuМакедонскиMelayuမြန်မာNederlandsNorskPolskiPortuguêsRomânăРусскийසිංහලSlovenčinaSlovenščinaShqipСрпскиSrpskiSvenskaKiswahiliТоҷикӣไทยTürkmenTürkçeЎзбекOʻzbekTiếng Việt
Kami menggunakan cookie untuk operasi situs, analitik, dan personalisasi. Pemrosesan data dilakukan sesuai dengan Kebijakan Privasi.
terima semua atur tolak