Lingkungan Pengembangan IDE
Lingkungan pengembangan IDE (Integrated Development Environment, Lingkungan Pengembangan Terintegrasi) merupakan seperangkat alat perangkat lunak yang digunakan untuk membuat perangkat lunak.
Lingkungan pengembangan IDE mencakup komponen-komponen berikut:
- Editor teks.
- Penerjemah (kompilator dan/atau interpreter).
- Alat otomatisasi build.
IDE yang paling populer antara lain:
- Visual Studio - IDE multibahasa yang mendukung sekitar sepuluh bahasa pemrograman, jika diperlukan bahasa tambahan dapat diinstal dalam bentuk modul. Visual Studio juga termasuk kompilator, alat penyelesaian kode, perancang grafis dan fungsi-fungsi lain yang meningkatkan dan mempercepat proses penulisan kode.
- Eclipse digunakan terutama untuk mengembangkan produk berbasis bahasa Java. Namun juga mendukung bahasa pemrograman lainnya. Eclipse bekerja pada semua Sistem Operasi yang ada - Windows, Linux, macOS dan Solaris.
- IntelliJ IDEA paling sering digunakan saat bekerja dengan bahasa Java, tapi mendukung pengembangan dengan bahasa lain juga, misalnya, JavaScript dan Python. Keunggulan utama IntelliJ IDEA adalah fokusnya pada otomatisasi maksimal proses rutin dalam pengembangan.
-
Android Studio
merupakan IDE khusus untuk mengembangkan aplikasi Android.
Secara default mendukung bahasa pemrograman berikut -
Java, C++ dan Kotlin. Android Studio memungkinkan dilakukan
build otomatis
file .apk, yang berjalan di Android. Lingkungan pengembangan ini juga mencakup editor layout, yang dapat digunakan untuk bekerja dengan antarmuka grafis. - PyCharm mendukung pengembangan web hanya dengan Python dan Django. Lingkungan PyCharm menyediakan pemeriksaan kode yang efisien dan nyaman bagi pengguna serta koreksi kesalahan yang muncul. PyCharm bekerja pada semua Sistem Operasi paling populer - Windows, Linux, macOS.
- XCode dirancang hanya untuk mengembangkan produk Apple dan mendukung bahasa pemrograman populer, termasuk Swift dan Objective-C.