35 of 59 menu

Mekanisme CORS

Mekanisme CORS (Cross-Origin Resource Sharing, Berbagi Sumber Daya Antar Asal) memungkinkan agen klien untuk mendapatkan izin mengakses resource dari server lain pada origin (domain) yang berbeda.

Saat ini, banyak halaman situs modern dapat memuat berbagai file, termasuk gambar dari sumber pihak ketiga (domain lain). Untuk keamanan situs tersebut, browser membatasi permintaan cross-origin yang dipicu oleh skrip. Permintaan semacam itu diatur oleh kebijakan CORS. Menurut kebijakan ini, situs yang menjadi tujuan permintaan Anda harus menyetujui untuk menanggapinya. Untuk itu, situs harus memberikan header HTTP yang sesuai.

Untuk mengatasi pemblokiran seperti ini, digunakan mekanisme CORS yang mendukung permintaan lintas domain melalui koneksi aman khusus. Pada browser modern, CORS diterapkan dalam wadah API (XMLHttpRequest atau Fetch).

Lihat juga

  • pelajaran,
    yang menjelaskan pengaruh CORS pada permintaan AJAX
  • protokol SOAP,
    yang mengatur interaksi layanan web dengan klien
Indonesia
AfrikaansAzərbaycanБългарскиবাংলাБеларускаяČeštinaDanskDeutschΕλληνικάEnglishEspañolEestiSuomiFrançaisहिन्दीMagyarՀայերենItaliano日本語ქართულიҚазақ한국어КыргызчаLietuviųLatviešuМакедонскиMelayuမြန်မာNederlandsNorskPolskiPortuguêsRomânăРусскийසිංහලSlovenčinaSlovenščinaShqipСрпскиSrpskiSvenskaKiswahiliТоҷикӣไทยTürkmenTürkçeЎзбекOʻzbekTiếng Việt
Kami menggunakan cookie untuk operasi situs, analitik, dan personalisasi. Pemrosesan data dilakukan sesuai dengan Kebijakan Privasi.
terima semua atur tolak