303 of 410 menu

Fungsi opendir

Fungsi opendir membuka direktori yang ditentukan dan mengembalikan deskriptornya (resource), yang kemudian digunakan dengan fungsi membaca isi direktori. Setelah selesai bekerja dengan direktori, harus ditutup dengan closedir.

Sintaks

opendir(string $path, resource $context = null): resource|false

Contoh

Penggunaan dasar opendir:

<?php $dir = opendir('/path/to/directory'); if ($dir) { while (($file = readdir($dir)) !== false) { echo $file . "\n"; } closedir($dir); } ?>

Hasil eksekusi kode (contoh output):

"." ".." "file1.txt" "subdirectory"

Contoh

Penanganan error pembukaan direktori:

<?php $dir = opendir('/nonexistent/path'); if ($dir === false) { echo "Gagal membuka direktori"; } else { // Bekerja dengan direktori closedir($dir); } ?>

Hasil eksekusi kode:

"Gagal membuka direktori"

Contoh

Penggunaan dengan konteks aliran (stream context):

<?php $context = stream_context_create(); $dir = opendir('ftp://user:password@example.com/', $context); if ($dir) { // Membaca isi direktori FTP closedir($dir); } ?>

Dalam contoh ini, koneksi ke server FTP dibuka untuk membaca isi direktori remote.

Lihat juga

  • fungsi readdir,
    yang membaca isi direktori yang terbuka
  • fungsi closedir,
    yang menutup deskriptor direktori
  • fungsi scandir,
    yang mengembalikan daftar file dan direktori dalam bentuk array
Indonesia
AfrikaansAzərbaycanБългарскиবাংলাБеларускаяČeštinaDanskDeutschΕλληνικάEnglishEspañolEestiSuomiFrançaisहिन्दीMagyarՀայերենItaliano日本語ქართულიҚазақ한국어КыргызчаLietuviųLatviešuМакедонскиMelayuမြန်မာNederlandsNorskPolskiPortuguêsRomânăРусскийසිංහලSlovenčinaSlovenščinaShqipСрпскиSrpskiSvenskaKiswahiliТоҷикӣไทยTürkmenTürkçeЎзбекOʻzbekTiếng Việt
Kami menggunakan cookie untuk operasi situs, analitik, dan personalisasi. Pemrosesan data dilakukan sesuai dengan Kebijakan Privasi.
terima semua atur tolak