⊗ppPmUFRD 202 of 447 menu

Teknik Penggunaan return dalam PHP

Terdapat beberapa teknik penggunaan return, yang dapat menyederhanakan kode.

Mari kita perhatikan kode berikut sebagai contoh:

<?php function func($num) { if ($num >= 0) { $res = sqrt($num); } else { $res = 0; } return $res; } echo func(3); ?>

Seperti yang Anda lihat, dalam kode ini tergantung pada kondisinya, nilai yang berbeda akan masuk ke dalam variabel $res. Dan pada baris terakhir fungsi, isi dari variabel ini dikembalikan melalui return.

Mari kita tulis ulang kode ini dalam bentuk yang lebih singkat, dengan menghilangkan variabel $res yang tidak diperlukan di sini:

<?php function func($num) { if ($num >= 0) { return sqrt($num); } else { return 0; } } echo func(3); ?>

Diberikan fungsi berikut:

<?php function func($num1, $num2) { if ($num1 > 0 and $num2 > 0) { $res = $num1 * $num2; } else { $res = $num1 - $num2; } return $res; } echo func(3, 4); ?>

Tulis ulang fungsi tersebut dalam bentuk singkat sesuai dengan teori yang telah dipelajari.

Indonesia
AfrikaansAzərbaycanБългарскиবাংলাБеларускаяČeštinaDanskDeutschΕλληνικάEnglishEspañolEestiSuomiFrançaisहिन्दीMagyarՀայերենItaliano日本語ქართულიҚазақ한국어КыргызчаLietuviųLatviešuМакедонскиMelayuမြန်မာNederlandsNorskPolskiPortuguêsRomânăРусскийසිංහලSlovenčinaSlovenščinaShqipСрпскиSrpskiSvenskaKiswahiliТоҷикӣไทยTürkmenTürkçeЎзбекOʻzbekTiếng Việt
Kami menggunakan cookie untuk operasi situs, analitik, dan personalisasi. Pemrosesan data dilakukan sesuai dengan Kebijakan Privasi.
terima semua atur tolak