Teknik Penggunaan return dalam PHP
Terdapat beberapa teknik penggunaan return,
yang dapat menyederhanakan kode.
Mari kita perhatikan kode berikut sebagai contoh:
<?php
function func($num) {
if ($num >= 0) {
$res = sqrt($num);
} else {
$res = 0;
}
return $res;
}
echo func(3);
?>
Seperti yang Anda lihat, dalam kode ini tergantung
pada kondisinya, nilai yang berbeda akan masuk
ke dalam variabel $res.
Dan pada baris terakhir fungsi, isi dari
variabel ini dikembalikan melalui return.
Mari kita tulis ulang kode ini dalam bentuk yang lebih singkat,
dengan menghilangkan variabel $res yang tidak diperlukan di sini:
<?php
function func($num) {
if ($num >= 0) {
return sqrt($num);
} else {
return 0;
}
}
echo func(3);
?>
Diberikan fungsi berikut:
<?php
function func($num1, $num2) {
if ($num1 > 0 and $num2 > 0) {
$res = $num1 * $num2;
} else {
$res = $num1 - $num2;
}
return $res;
}
echo func(3, 4);
?>
Tulis ulang fungsi tersebut dalam bentuk singkat sesuai dengan teori yang telah dipelajari.