⊗ppPmUFOP 196 of 447 menu

Parameter Fungsi Opsional dalam PHP

Parameter fungsi dapat dibuat opsional. Untuk melakukannya, parameter perlu diberi nilai default. Sebagai contoh, mari kita ambil fungsi berikut:

<?php function func($num) { echo $num ** 2; } ?>

Mari kita buat agar parameter ini secara default memiliki nilai 0:

<?php function func($num = 0) { echo $num ** 2; } ?>

Mari kita uji fungsi kita dengan parameter:

<?php func(2); // akan menampilkan 4 ?>

Mari kita uji fungsi kita tanpa parameter:

<?php func(); // akan menampilkan 0 ?>

Diberikan fungsi:

<?php function func($num = 5) { echo $num * $num; } ?>

Fungsi ini dipanggil dengan cara berikut:

<?php func(2); func(3); func(); ?>

Jelaskan, apa hasil dari masing-masing pemanggilan fungsi.

Diberikan fungsi:

<?php function func($num1 = 0, $num2 = 0) { echo $num1 + $num2; } ?>

Fungsi ini dipanggil dengan cara berikut:

<?php func(2, 3); func(3); func(); ?>

Jelaskan, apa hasil dari masing-masing pemanggilan fungsi.

Indonesia
AfrikaansAzərbaycanБългарскиবাংলাБеларускаяČeštinaDanskDeutschΕλληνικάEnglishEspañolEestiSuomiFrançaisहिन्दीMagyarՀայերենItaliano日本語ქართულიҚазақ한국어КыргызчаLietuviųLatviešuМакедонскиMelayuမြန်မာNederlandsNorskPolskiPortuguêsRomânăРусскийසිංහලSlovenčinaSlovenščinaShqipСрпскиSrpskiSvenskaKiswahiliТоҷикӣไทยTürkmenTürkçeЎзбекOʻzbekTiếng Việt
Kami menggunakan cookie untuk operasi situs, analitik, dan personalisasi. Pemrosesan data dilakukan sesuai dengan Kebijakan Privasi.
terima semua atur tolak