⊗ppOpBsGSA 14 of 107 menu

Keuntungan Setter dan Getter dalam OOP di PHP

Dalam pelajaran sebelumnya, kita membuat getter dan setter untuk setiap properti. Mungkin muncul pertanyaan, mengapa diperlukan hal yang rumit seperti ini, karena secara faktual efek yang sama dapat dicapai jika kita membuat properti menjadi publik, bukan privat.

Masalahnya adalah getter dan setter memiliki keuntungan: sebelum mengakses properti kita dapat melakukan beberapa pengecekan. Sebagai contoh, dalam kasus kita, saat menulis nama depan dan nama belakang, kita dapat memeriksa apakah nilai baru bukan merupakan string kosong:

<?php class User { private $name; private $surn; public function setName($name) { if (strlen($name) > 0) { $this->name = $name; } else { echo 'name is incorrect'; } } public function setSurn($surn) { if (strlen($surn) > 0) { $this->surn = $surn; } else { echo 'surn is incorrect'; } } public function getName() { return $this->name; } public function getSurn() { return $this->surn; } } ?>

Mari kita uji, bagaimana ini bekerja. Pertama-tama, mari buat objek dari kelas:

<?php $user = new User(); ?>

Sekarang mari coba tulis nilai yang benar:

<?php $user->setName('john'); ?>

Dan sekarang mari coba tulis nilai yang tidak benar:

<?php $user->setName(''); // error ?>

Di kelas Employee, dalam setter usia, buatlah pengecekan bahwa usia harus antara 0 sampai 120.

Di kelas Employee, dalam getter gaji, buatlah agar saat membaca gaji, di akhir nilainya ditambahkan tanda dolar.

Indonesia
AfrikaansAzərbaycanБългарскиবাংলাБеларускаяČeštinaDanskDeutschΕλληνικάEnglishEspañolEestiSuomiFrançaisहिन्दीMagyarՀայերենItaliano日本語ქართულიҚазақ한국어КыргызчаLietuviųLatviešuМакедонскиMelayuမြန်မာNederlandsNorskPolskiPortuguêsRomânăРусскийසිංහලSlovenčinaSlovenščinaShqipСрпскиSrpskiSvenskaKiswahiliТоҷикӣไทยTürkmenTürkçeЎзбекOʻzbekTiếng Việt
Kami menggunakan cookie untuk operasi situs, analitik, dan personalisasi. Pemrosesan data dilakukan sesuai dengan Kebijakan Privasi.
terima semua atur tolak