Properti grid-column-start
Properti grid-column-start menentukan
posisi awal elemen dalam grid atau jaringan
menurut kolom. Nilai properti dapat berupa
angka positif atau negatif.
Jika kita memberikan angka positif,
maka posisi awal elemen dihitung dari kiri
ke kanan. Jika memberikan angka negatif, elemen
akan ditempatkan dalam urutan terbalik,
yaitu dari kanan ke kiri.
Sintaksis
selektor {
grid-column-start: angka positif atau negatif;
}
Contoh
Mari kita tentukan posisi awal untuk elemen-elemen dalam grid:
<div id="parent">
<div id="elem1">1</div>
<div id="elem2">2</div>
<div id="elem3">3</div>
</div>
#parent {
display: grid;
padding: 10px;
border: 2px solid #696989;
}
#parent > div {
padding: 10px;
border: 1px solid #696989;
}
#elem1 {
grid-column-start: 1;
}
#elem2 {
grid-column-start: 2;
}
#elem3 {
grid-column-start: 3;
}
:
Contoh
Dan sekarang mari kita tentukan angka negatif
pada properti grid-column-start:
<div id="parent">
<div id="elem1">1</div>
<div id="elem2">2</div>
<div id="elem3">3</div>
</div>
#parent {
display: grid;
padding: 10px;
border: 2px solid #696989;
}
#parent > div {
padding: 10px;
border: 1px solid #696989;
}
#elem1 {
grid-column-start: -1;
}
#elem2 {
grid-column-start: -2;
}
#elem3 {
grid-column-start: -3;
}
:
Contoh
Dan sekarang dengan menggunakan
properti grid-column-end,
kita buat agar elemen pertama, kedua, dan ketiga
terletak di baris pertama.
Dan elemen keempat
menempati seluruh baris kedua:
<div id="parent">
<div id="elem1">1</div>
<div id="elem2">2</div>
<div id="elem3">3</div>
<div id="elem4">4</div>
</div>
#parent {
display: grid;
padding: 10px;
border: 2px solid #696989;
}
#parent > div {
padding: 10px;
border: 1px solid #696989;
}
#elem1 {
grid-column-start: 1;
grid-column-end: 2;
}
#elem2 {
grid-column-start: 2;
grid-column-end: 3;
}
#elem3 {
grid-column-start: 3;
grid-column-end: 4;
}
#elem4 {
grid-column-start: 1;
grid-column-end: 4;
}
:
Contoh
Ketika kolom yang ditempati oleh elemen-elemen yang berdekatan tumpang tindih, setiap elemen berikutnya akan bergeser ke baris di bawahnya. Mari kita manfaatkan kemungkinan ini untuk membuat elemen pertama terletak di baris pertama, elemen kedua - di baris kedua, dan elemen ketiga serta keempat - menempati baris ketiga:
<div id="parent">
<div id="elem1">1</div>
<div id="elem2">2</div>
<div id="elem3">3</div>
<div id="elem4">4</div>
</div>
#parent {
display: grid;
padding: 10px;
border: 2px solid #696989;
}
#parent > div {
padding: 10px;
border: 1px solid #696989;
}
#elem1 {
grid-column-start: 1;
grid-column-end: 4;
}
#elem2 {
grid-column-start: 2;
grid-column-end: 3;
}
#elem3 {
grid-column-start: 1;
grid-column-end: 2;
}
#elem4 {
grid-column-start: 3;
grid-column-end: 4;
}
:
Lihat juga
-
properti
grid-column-end,
yang menentukan posisi akhir elemen dalam grid menurut kolom -
properti
grid-column,
yang menentukan posisi awal dan akhir elemen dalam grid menurut kolom -
properti
grid-template-columns,
yang menentukan jumlah dan lebar kolom dalam grid -
properti
grid-auto-columns,
yang menentukan jumlah dan lebar kolom dalam grid implisit