Posisi Absolut Elemen dalam CSS
Dalam pelajaran ini, kita akan membahas posisi absolut
elemen. Ini memungkinkan untuk
menempatkan elemen sesuai koordinat yang ditentukan
pada halaman. Misalnya, kita dapat menempatkan elemen
pada posisi 100px dari atas halaman dan
200px dari kiri. Elemen akan berpindah
ke sana, terlepas dari elemen lain yang ada di sana
dan akan berada di atasnya.
Dikatakan bahwa dalam hal ini elemen keluar dari
aliran normal dokumen: semua
elemen lainnya akan berperilaku seolah-olah
elemen kita tidak ada.
Untuk membuat elemen diposisikan secara absolut,
elemen tersebut perlu diberikan properti
position dengan nilai
absolute. Selain properti ini, diperlukan
dua properti lagi: satu untuk menentukan koordinat
vertikal, dan yang lainnya - untuk horizontal.
Untuk vertikal, perlu ditentukan jarak baik dari atas,
atau dari bawah. Jarak dari atas ditentukan oleh properti
top, dan jarak dari bawah - oleh properti bottom.
Untuk horizontal, perlu ditentukan jarak baik dari kiri,
atau dari kanan. Jarak dari kiri ditentukan oleh properti
left, dan jarak dari kanan - oleh properti
right.
Mari kita lihat contohnya.
Contoh
Pertama, mari kita buat dua blok
tanpa posisi (perhatikan bahwa
elemen tidak menempel ke tepi jendela,
karena body memiliki margin secara default):
<div id="elem1"></div>
<div id="elem2"></div>
#elem1 {
width: 200px;
height: 200px;
border: 1px solid red;
}
#elem2 {
width: 100px;
height: 100px;
border: 1px solid green;
}
:
Contoh
Sekarang mari kita beri posisi absolut pada blok hijau,
dengan menempatkannya pada posisi
150px dari atas dan 100px dari kiri:
<div id="elem1"></div>
<div id="elem2"></div>
#elem1 {
width: 200px;
height: 200px;
border: 1px solid red;
}
#elem2 {
position: absolute;
top: 150px;
left: 100px;
width: 100px;
height: 100px;
border: 1px solid green;
}
:
Contoh
Sekarang mari kita tempatkan blok hijau pada posisi
0px dari atas dan 0px dari kiri:
<div id="elem1"></div>
<div id="elem2"></div>
#elem1 {
width: 200px;
height: 200px;
border: 1px solid red;
}
#elem2 {
position: absolute;
top: 0px;
left: 0px;
width: 100px;
height: 100px;
border: 1px solid green;
}
:
Contoh
Sekarang mari kita tempatkan blok hijau pada posisi
0px dari atas dan 0px dari kanan:
<div id="elem1"></div>
<div id="elem2"></div>
#elem1 {
width: 200px;
height: 200px;
border: 1px solid red;
}
#elem2 {
position: absolute;
top: 0;
right: 0;
width: 100px;
height: 100px;
border: 1px solid green;
}
:
Contoh
Sekarang mari kita tempatkan blok hijau pada posisi
0px dari bawah dan 0px dari kanan:
<div id="elem1"></div>
<div id="elem2"></div>
#elem1 {
width: 200px;
height: 200px;
border: 1px solid red;
}
#elem2 {
position: absolute;
bottom: 0;
right: 0;
width: 100px;
height: 100px;
border: 1px solid green;
}
:
Contoh
Sekarang mari kita tempatkan blok hijau pada posisi
0px dari bawah dan 0px dari kiri:
<div id="elem1"></div>
<div id="elem2"></div>
#elem1 {
width: 200px;
height: 200px;
border: 1px solid red;
}
#elem2 {
position: absolute;
bottom: 0;
left: 0;
width: 100px;
height: 100px;
border: 1px solid green;
}
:
Tugas Praktis
Dengan menggunakan posisi absolut, tempatkan blok-blok sebagai berikut:
Dengan menggunakan posisi absolut, tempatkan blok-blok sebagai berikut:
Dengan menggunakan posisi absolut, tempatkan blok-blok sebagai berikut:
Dengan menggunakan posisi absolut, tempatkan blok-blok sebagai berikut: