Makna auto-fit dalam CSS Grid
Sekarang mari kita bahas nilai auto-fit,
yang juga diterapkan saat menentukan
kolom dengan ukuran yang sama bersama-sama
dengan fungsi repeat.
Perbedaannya dari nilai auto-fill terletak pada kenyataan bahwa,
auto-fit menyesuaikan jumlah kolom dengan
lebar wadah yang tersedia, memperlebar atau
menyusutkannya.
Contoh
Mari kita lihat cara kerja nilai auto-fit
pada contoh wadah dengan delapan elemen. Mari terapkan
bersama dengan nilai auto-fit fungsi
minmax yang sudah Anda ketahui
dari pelajaran sebelumnya:
<div id="parent">
<div>1</div>
<div>2</div>
<div>3</div>
<div>4</div>
<div>5</div>
<div>6</div>
<div>7</div>
<div>8</div>
</div>
#parent {
display: grid;
grid-template-columns: repeat(auto-fit, minmax(150px, 1fr));
border: 2px solid #696989;
padding: 10px;
width: 600px;
}
#parent > div {
padding: 10px;
border: 1px solid #696989;
}
:
Contoh
Dan sekarang mari kita kurangi lebar wadah grid
menjadi 400px:
<div id="parent">
<div>1</div>
<div>2</div>
<div>3</div>
<div>4</div>
<div>5</div>
<div>6</div>
<div>7</div>
<div>8</div>
</div>
#parent {
display: grid;
grid-template-columns: repeat(auto-fit, minmax(150px, 1fr));
border: 2px solid #696989;
padding: 10px;
width: 400px;
}
#parent > div {
padding: 10px;
border: 1px solid #696989;
}
:
Tugas Praktis
Misalkan Anda memiliki tabel dari sembilan elemen.
Atur untuk mereka menggunakan nilai auto-fit
lebar kolom dan lebar wadah grid sedemikian rupa sehingga
semua elemen anak dapat ditempatkan dalam tiga baris.
Dan sekarang modifikasi tugas sebelumnya sehingga semua elemen tersusun dalam dua baris.