⊗jsSpOtIF 274 of 294 menu

Optimisasi melalui Fungsi Bawaan di JavaScript

Misalkan seorang programmer memeriksa apakah ada angka 3 dalam sebuah array:

let arr = [1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9]; let exists = false; for (let elem of arr) { if (elem === 3) { exists = true; break; } } console.log(exists);

Saya menyatakan bahwa ada yang tidak beres dengan kode ini. Apa yang tidak beres? Bukankah kita keluar dari loop setelah menemukan angka 3? Masalahnya adalah fungsi bawaan JavaScript selalu bekerja lebih cepat daripada kode buatan sendiri yang setara.

Dalam kasus kita, terdapat fungsi includes yang menyelesaikan tugas yang diberikan, - dan kita harus menggunakan fungsi ini:

let arr = [1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9]; console.log(arr.includes(3));

Pelajaran: Sebelum menyelesaikan suatu tugas, pastikan untuk memeriksa apakah tidak ada fungsi bawaan JavaScript untuk menyelesaikannya.

Kode berikut memeriksa apakah sebuah string dimulai dengan 'http'. Lakukan optimisasi:

let str = 'http://code.mu'; if (str[0] + str[1] + str[2] + str[3] === 'http') { console.log('+++'); } else { console.log('---'); }

Kode berikut mengisi sebuah array dengan nilai yang ditentukan. Lakukan optimisasi:

let arr = fillArr('x', 5); console.log(arr); function fillArr(val, amount) { let arr = []; for (let i = 1; i <= amount; i++) { arr.push(val); } return arr; }
Indonesia
AfrikaansAzərbaycanБългарскиবাংলাБеларускаяČeštinaDanskDeutschΕλληνικάEnglishEspañolEestiSuomiFrançaisहिन्दीMagyarՀայերենItaliano日本語ქართულიҚазақ한국어КыргызчаLietuviųLatviešuМакедонскиMelayuမြန်မာNederlandsNorskPolskiPortuguêsRomânăРусскийසිංහලSlovenčinaSlovenščinaShqipСрпскиSrpskiSvenskaKiswahiliТоҷикӣไทยTürkmenTürkçeЎзбекOʻzbekTiếng Việt
Kami menggunakan cookie untuk operasi situs, analitik, dan personalisasi. Pemrosesan data dilakukan sesuai dengan Kebijakan Privasi.
terima semua atur tolak