⊗jsPmFBLO 214 of 505 menu

Operator Logika Tanpa if dalam Fungsi JavaScript

Misalkan kita memiliki fungsi dengan if. Berikut ini:

function func(a, b) { if (a > b) { return true; } else { return false; } }

Seperti yang sudah Anda ketahui dari pelajaran sebelumnya, konstruksi if yang mengembalikan nilai boolean, dapat ditulis ulang dalam bentuk singkat. Mari kita lakukan ini:

function func(a, b) { return a > b; }

Diberikan fungsi berikut:

function func(a, b) { if (a == b) { return true; } else { return false; } }

Tulis ulang kodenya dalam bentuk singkat sesuai dengan teori yang telah dipelajari.

Diberikan fungsi berikut:

function func(a, b) { if (a != b) { return true; } else { return false; } }

Tulis ulang kodenya dalam bentuk singkat sesuai dengan teori yang telah dipelajari.

Diberikan fungsi berikut:

function func(a, b) { if (a + b >= 10) { return true; } else { return false; } }

Tulis ulang kodenya dalam bentuk singkat sesuai dengan teori yang telah dipelajari.

Diberikan fungsi berikut:

function func(num) { if (num >= 0) { return true; } else { return false; } }

Tulis ulang kodenya dalam bentuk singkat sesuai dengan teori yang telah dipelajari.

Indonesia
AfrikaansAzərbaycanБългарскиবাংলাБеларускаяČeštinaDanskDeutschΕλληνικάEnglishEspañolEestiSuomiFrançaisहिन्दीMagyarՀայերենItaliano日本語ქართულიҚазақ한국어КыргызчаLietuviųLatviešuМакедонскиMelayuမြန်မာNederlandsNorskPolskiPortuguêsRomânăРусскийසිංහලSlovenčinaSlovenščinaShqipСрпскиSrpskiSvenskaKiswahiliТоҷикӣไทยTürkmenTürkçeЎзбекOʻzbekTiếng Việt
Kami menggunakan cookie untuk operasi situs, analitik, dan personalisasi. Pemrosesan data dilakukan sesuai dengan Kebijakan Privasi.
terima semua atur tolak