Opsionalitas break dalam Konstruksi switch-case di JavaScript
Perintah break dalam konstruksi switch-case
tidak bersifat wajib. Jika tidak ada break
setelah eksekusi case yang dimaksud,
maka semua case di bawahnya juga akan dieksekusi.
Mari kita lihat contohnya:
let num = 1; // misalkan angka di sini adalah 1
switch (num) {
case 1:
console.log(1); // ini akan berjalan
case 2:
console.log(2); // ini juga akan berjalan
case 3:
console.log(3); // ini juga akan berjalan
}
Ubah nilai variabel:
let num = 2; // misalkan angka di sini adalah 2
switch (num) {
case 1:
console.log(1);
case 2:
console.log(2); // ini akan berjalan
case 3:
console.log(3); // ini juga akan berjalan
}
Ubah nilai variabel:
let num = 3; // misalkan angka di sini adalah 3
switch (num) {
case 1:
console.log(1);
case 2:
console.log(2);
case 3:
console.log(3); // ini akan berjalan
}
Terkadang fitur seperti ini digunakan, dalam menyelesaikan masalah. Lihat contoh:
let num = 1;
let res;
switch (num) {
case 1:
case 2:
res = 'a';
break;
case 3:
res = 'b';
break;
}
console.log(res);
Namun, lebih jelas untuk menyelesaikan
masalah seperti ini dengan if:
let num = 1;
let res;
if (num == 1 || num == 2) {
res = 'a';
}
if (num == 3) {
res = 'b';
}
console.log(res);