⊗jsOpBsGSA 18 of 60 menu

Keuntungan Setter dan Getter dalam OOP di JavaScript

Dalam pelajaran sebelumnya, kita membuat getter dan setter untuk setiap properti. Mungkin muncul pertanyaan, untuk apa kerumitan seperti itu, karena secara praktis efek yang sama dapat dicapai jika membuat properti menjadi publik, bukan privat.

Masalahnya adalah getter dan setter memiliki keuntungan: sebelum mengakses properti dapat dilakukan beberapa pengecekan. Misalnya, dalam kasus kita, saat menulis nama depan dan belakang, kita dapat memeriksa apakah nilai baru bukan merupakan string kosong:

class User { #name; #surn; setName(name) { if (name.length > 0) { this.#name = name; } else { throw new Error('name is incorrect'); } } setSurn(surn) { if (surn.length > 0) { this.#surn = surn; } else { throw new Error('surn is incorrect'); } } getName() { return this.#name; } getSurn() { return this.#surn; } }

Mari kita uji cara kerjanya. Pertama, mari buat objek dari kelas:

let user = new User;

Sekarang coba tulis nilai yang benar:

user.setName('john');

Dan sekarang coba tulis nilai yang tidak benar:

user.setName(''); // error

Di kelas Employee, dalam setter usia, buatlah pengecekan bahwa usia harus antara 0 sampai 120.

Di kelas Employee, dalam getter gaji, buatlah agar saat membaca gaji, di akhir nilainya ditambahkan tanda dolar.

Indonesia
AfrikaansAzərbaycanБългарскиবাংলাБеларускаяČeštinaDanskDeutschΕλληνικάEnglishEspañolEestiSuomiFrançaisहिन्दीMagyarՀայերենItaliano日本語ქართულიҚазақ한국어КыргызчаLietuviųLatviešuМакедонскиMelayuမြန်မာNederlandsNorskPolskiPortuguêsRomânăРусскийසිංහලSlovenčinaSlovenščinaShqipСрпскиSrpskiSvenskaKiswahiliТоҷикӣไทยTürkmenTürkçeЎзбекOʻzbekTiếng Việt
Kami menggunakan cookie untuk operasi situs, analitik, dan personalisasi. Pemrosesan data dilakukan sesuai dengan Kebijakan Privasi.
terima semua atur tolak